Logo
images

Kentongan Sebagai Alat Komunikasi

Komunikasi adalah interaksi manusia sebagai makhluk sosial yang pada dasarnya tidak dapat hidup sendiri tanpa campur tangan manusia lainnya, untuk menyampaikan pesan dengan pemahaman dan pernafsiran yang sama. Mulai dari kapan manusia mampu berkomunikasi belum diketahui sampai saat ini, tidak ada data autentik yang menjelaskan mengenai hal ini. Manusia mulai berkomunikasi menggunakan lambang-lambang yang kemudian manusia mempunyai kemampuan untuk mengartikan lambang-lambang tersebut melalui bahasa verbal.

Terlihat dalam kehidupan manusia di masa lalu, usaha manusia yang ingin berkomunikasi lebih jauh. Dari hal ini penulis ingin menyajkan salah satu bentuk komunikasi manusia di masa lalu (tradisional), dalam menjalin komunikasi dengan manusia lain. Bentuk komunikasi yang diangkat dalam tulisan ini adalah KENTONGAN.

Kentongan merupakan wujud kecerdasan dan teknologi komunikasi yang paling cangih pada masanya, ketukan-ketukan kentongan memiliki makna yang hanya dipahami oleh masyarakat masa lalu Indonesia. Di Yogyakarta ketika masa kerajaan Majapahit, kentongan Kyai Gorobangsa sering digunakan sebagai pengumpul warga. Dengan kentongan pula terjadi interaksi yang disepakati bersama seluruh masyarakat. Dalam perkembangannya kentongan banyak terdapat di balai-balai padukuhan, kelurahan, masjid, gardu ronda dan bahkan setiap rumah masyarakat. Kentongan mempunyai beberapa fungsi diantaranya adalah:
- Kentongan berfungsi untuk memanggil warga untuk berkumpul dibalai desa.
- Kentongan berfungsi untuk memanggil para warga untuk melaksanakan kerja bakti.
- Kentongan berfungsi untuk memberitahu warga apabila sedang terjadi pencurian dan perampokan.
- Kentongan berfungsi untuk memberitahu warga jika ada warga yang meninggal dunia.
- Kentongan berfungsi untuk memberitahu warga jika ada bencana seperti banjir,gunung    meletus,kebakaran dan lainnya.

Kentongan sebagai alat komunikasi merupakan hasil berpikir manusia untuk meyikapi situasi dan gejolak dinamika sosial. Berbagai mitos kentongan bermunculan didalam masyarakat Gunungkidul mulai dari kentongan sebagai salah satu syarat mendapatkan amanah sebagai pamong desa sampai mitos kentongan sebagai pengusir pulung gantung, mitos pengusir bencana dan lain sebagainya. Lebih dari itu kentongan adalah salah satu alat musik tradisional, melalui suara yang dikeluarkan dipadu padankan dengan alat musik lainnya, kentongan mampu berharmoni sehingga menciptakan irama yang merdu untuk didengarkan. Nilai-nilai sosial kentongan sebagai alat bantu komunikasi perlahan-lahan mulai tergeser oleh jaman.

 (Dirangkum dari berbagai sumber)


TAG

Dipost Oleh BuMERANG kreasi

K2S (Kontak Kerukunan Sosial) Kota Kupang Paguyuban Keluarga Jawa Kota Kupang. Guyub Rukun Agawe Santoso

Tinggalkan Komentar